God of Gamblers : Chow Yun Fat, Dewa Judi yang Hilang Ingatan


Sesuatu yang menjadi harta terpendam tak terkuak di dunia barat, God of Gamblers menjadi kesuksesan yang sudah bisa diramalkan di jagat perfilman Hong Kong tahun 1989. Dibintangi oleh Chow Yun Fat, film ini dirilis di tahun yang sama ketika bintang kawakan ini muncul dengan tajuk utama 'The Killer'. Kesuksesannya berhasil melahirkan sekuel, prekuel, spin-off dan bahkan sebuah parodi di waktu yang relatif berdekatan.

Andy Lau, masih tampak sangat muda, berperan sebagai tangan kanan kepercayaan Chow Yun Fat, jadi penonton sudah dijamin akan disuguhi para pemain bintang di film ini. Sementara di belakang kamera, sang penulis dan sutradara, Jing Wong, yang telah melahirkan 5 film berkualitas yang ia tulis sendiri sejak tahun 1978 dan 3 di antaranya ia sendiri yang menjadi sutradaranya.



Film keluaran Jing kebanyakan bergenre aksi dengan bumbu perjudian yang begitu kental. Mungkin kamu tidak akan percaya tapi ini serius, kamu bakal merasakan perasaan was-was ketika duduk dan menonton film God of Gamblers ini.

Lebih Banyak Judi daripada Dewa-nya

Sebelum kita lebih jauh melangkah dan memutuskan apakah film ini cukup bagus dan layak untuk ditonton, kita coba sedikit menelaah satu faktor penting dari sebuah film yaitu plot.

Alkisah menceritakan: Chow Yun Fat berperan sebagai Ko Chun, seorang penjudi kelas kakap yang memiliki skill hebat dalam berjudi (malah lebih cocok disebut dengan kemampuan supranatural). Ia diminta bermain dalam sebuah permainan judi untuk mengalahkan bos mafia jahat untuk balas dendam.

Singkat cerita, sang dewa judi menjadi korban kejahatan seorang pencuri amatir, Andi Lau yang berperan sebagai Knife. Alhasil Chun terjatuh kemudian kepalanya terbentur yang mengakibatkan cedera serius. Ko Chun kehilangan ingatan dan kembali seperti anak-anak. Di sini lah adegan-adegan komedi mulai muncul.

Sementara Knife dan kawan-kawan berusaha memanfaatkan kemampuan berjudi yang ia temukan di dalam diri Ko Chun, mereka terus direpotkan oleh tingkah laku Ko Chun yang kekanak-kanakan. Di sisi lain, kawan-kawan lama Ko Chun juga terus mencari kemana hilangnya si dewa judi.



Bermain Keren

Jadi apakah perpaduan antara balas dendam, kriminal, aksi, komedi, dan judi ini berhasil membuat film menjadi menarik? Jawabannya, sangat mengejutkan, ya! Kalau film ini dibuat tahun sekarang, mungkin akan ditambahkan juga permainan poker online seperti yang ada di situs mahabet.

God of Gamblers telah berhasil memberikan contoh bahwa 'Bermain Keren' bisa sangat mudah membawa film menuju kesuksesan. Memadukan konsep ide yang cerdas dan aksi-aksi mendebarkan dengan karakter-karakter orang biasa dan komedi-komedi jalanan, membuat penonton bisa lebih mengaitkan cerita pada kehidupannya sendiri. Menjadikan film ini lebih familiar dan mudah dicerna.

Meski dimulai dengan adegan judi di kasino yang tampak mewah dan mahal, tidak semua adegan judi di film ini menceritakan kehidupan orang-orang kelas atas. Malah kebanyakan dari jalan cerita menyajikan tempat-tempat perjudian yang kumuh dengan orang-orang yang hidup di pinggiran kota. Mungkin sang sutradara ingin menggambarkan secara detail kehidupan di sana dari berbagai perspektif.

Di akhir cerita, seperti film-film biasanya, ditutup dengan adegan klimaks. Ko Chun bermain melawan musuh bebuyutannya dalam pertarungan di atas meja poker. Pertarungan mental yang sengit ini membuat jantung para penonton berdebar-debar. Di sini juga Ko Chun mulai kembali mengingat siapa dia sebenarnya dan bisa menggunakan kemampuannya secara penuh.


Untuk kamu yang suka film-film aksi yang bukan cuma pukul-pukulan dan dilengkapi dengan plot yang cerdas, film God of Gamblers bakal jadi pilihan yang paling tepat. Film lama tapi masih bisa bikin kamu berdecak kagum melihat Chow Yun Fat dan Andy Lau beradu peran.

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Mauris eu pellentesque libero. Nunc at aliquam risus. Proin lacinia nulla in eros finibus sollicitudin. Proin ultricies viverra nisi et dignissim. Cras bibendum eleifend lacus at scelerisque.

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments:

  1. I know your expertise on this. I must say we should have an online discussion on this. Writing only comments will close the discussion straight away! And will restrict the benefits from this information. judi bola, judi piala dunia 2018

    ReplyDelete